Home / Tak Berkategori

Sidang Umum ACHA Berlangsung di Chongqing, Tingkatkan Pelestarian Warisan Budaya

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 29 November 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

On November 27th, the Second General Assembly and Third Council Meeting of ACHA convened in Chongqing.

On November 27th, the Second General Assembly and Third Council Meeting of ACHA convened in Chongqing.

CHONGQING, Tiongkok, 29 November 2025 /PRNewswire/ — Artikel berita dari iChongqing.

Pada 27 November lalu, Sidang Umum Kedua dan Rapat Dewan Ketiga Aliansi untuk Warisan Budaya Asia (Alliance for Cultural Heritage in Asia/ACHA) berlangsung di Chongqing. Acara ini mempertemukan perwakilan dari 33 negara dan organisasi internasional untuk membahas masa depan pelestarian warisan budaya di Asia.

On November 27th, the Second General Assembly and Third Council Meeting of ACHA convened in Chongqing.
On November 27th, the Second General Assembly and Third Council Meeting of ACHA convened in Chongqing.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

ACHA, diprakarsai oleh Tiongkok, merupakan organisasi antarpemerintah pertama dan satu-satunya di bidang warisan budaya di kawasan Asia. Didukung 24 negara anggota, negara mitra, dan pengamat, pengaruh ACHA kini meluas hingga Afrika, Eropa, Amerika Latin, dan Oseania. Di bawah kerangka ACHA, kerja sama pengembangan talenta, konservasi dan restorasi, pertukaran akademis, pameran, serta riset arkeologi bersama terus berkembang.

Sidang tahun ini menandai tonggak baru dalam perkembangan ACHA. Di ajang tersebut, Tiongkok dan ACHA meresmikan Perjanjian Negara Tuan Rumah yang memberikan status hukum dan keistimewaan diplomatik agar ACHA dapat beroperasi secara independen di Tiongkok.

Tiongkok dan Mesir juga mengeluarkan Pernyataan Bersama tentang Inisiatif Asia untuk Konservasi Warisan Budaya serta perjanjian untuk memperluas kerja sama dalam nominasi, pengelolaan, dan perlindungan Warisan Budaya Dunia.

Di ajang ini, ACHA turut mengumumkan pembentukan Komite Peradaban Austronesia dan Maritim ACHA serta Komite Sains dan Teknologi ACHA. Di sisi lain, ACHA meluncurkan 15 proyek yang didukung Dana ACHA untuk periode 2024–2025, melibatkan negara-negara seperti Armenia, Azerbaijan, Kamboja, dan Uni Emirat Arab, serta menerbitkan Visi dan Misi ACHA dan Konsensus Chongqing ACHA.

Sejumlah tamu memuji pengaruh ACHA yang terus berkembang. Mereka menekankan, meski masih tergolong baru terbentuk, ACHA telah menjadi platform penting untuk dialog, kerja sama, dan pertukaran keahlian dalam pelestarian warisan budaya. Kolaborasi ini dipandang sebagai langkah penting yang membuka jalan bagi kerja sama teknis dan profesional yang lebih luas antara negara-negara anggota dalam bidang pelestarian warisan budaya.

Lebih dari 20 negara menyatakan dukungan terhadap Konsensus Chongqing yang mengakui ACHA sebagai platform regional yang menyatukan ilmu pengetahuan dan kekuatan negara peserta guna mendorong komunitas Asia yang lebih harmonis, makmur, dan berkelanjutan. Para delegasi sepakat bahwa perluasan kerja sama regional dan pelestarian warisan budaya Asia akan memberikan kontribusi besar bagi pertukaran budaya dan sikap saling memahami antarperadaban.

Acara ini juga menampilkan sejumlah warisan budaya takbenda, termasuk keramik Jingdezhen, sulaman Shu, sulaman Three Gorges, dan sulaman Youzhou Miao.

Informasi selengkapnya: https://www.ichongqing.info/

Berita Terkait

Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045
Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi
Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari
Tradewind Finance Sediakan Fasilitas Anjak Piutang Ekspor Tanpa Hak Regres Sebesar AS$2,5 Juta Untuk Eksportir Kabel Asal Vietnam
ACT Genomics Tingkatkan Layanan Pengujian Genomik yang telah Diakui Secara Klinis Menjadi Panel 101 Gen dengan Waktu Pemrosesan Tujuh Hari
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Ant International, IFC, dan GCash Kembangkan “Sustainability Impact Scorecard” sebagai Inovasi yang Memperluas Akses Pembiayaan UMKM
Laporan IDC: Angka Penjualan Robot Vacuum Dreame Tumbuh Lebih dari 100%, Perkuat Kepemimpinan di Asia Tenggara lewat Peluncuran X60 Ultra
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:55 WIB

Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045

Senin, 20 April 2026 - 07:18 WIB

Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi

Senin, 20 April 2026 - 05:28 WIB

Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari

Senin, 20 April 2026 - 01:44 WIB

Tradewind Finance Sediakan Fasilitas Anjak Piutang Ekspor Tanpa Hak Regres Sebesar AS$2,5 Juta Untuk Eksportir Kabel Asal Vietnam

Senin, 20 April 2026 - 01:00 WIB

ACT Genomics Tingkatkan Layanan Pengujian Genomik yang telah Diakui Secara Klinis Menjadi Panel 101 Gen dengan Waktu Pemrosesan Tujuh Hari

Berita Terbaru