Huawei Luncurkan Solusi Global Intelligent Public Service guna Mempercepat Transformasi Teknologi Cerdas dalam Layanan Publik dan Tata Kelola Perkotaan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jason Slater, Chief of Digital Transformation and AI at UNIDO

Jason Slater, Chief of Digital Transformation and AI at UNIDO

BARCELONA, Spanyol, 6 Maret 2026 /PRNewswire/ — Di MWC Barcelona 2026, Huawei Government Public Services Digitalization (GPSD) BU menyelenggarakan serangkaian forum profesional, termasuk Global AI+ Public Service Summit, National Foundation Model Roundtable, dan berbagai sesi presentasi terbuka. Rangkaian acara ini mempertemukan pelanggan dan mitra global untuk membahas masa depan dunia yang semakin cerdas. Dalam kesempatan tersebut, Huawei juga meluncurkan Solusi Global Intelligent Public Service untuk mempercepat transformasi cerdas dalam layanan publik dan tata kelola perkotaan.

Di acara Global AI+ Public Service Summit, Jason Slater, Chief, Digital Transformation and AI, UNIDO, mengatakan: "AI+ mendorong kemajuan layanan publik. Upaya membangun pemerintahan digital yang efektif bukan hanya berkaitan dengan penerapan teknologi, melainkan juga menciptakan sistem yang inklusif, berpusat pada masyarakat, dan saling terhubung."

Jason Slater, Chief of Digital Transformation and AI at UNIDO
Jason Slater, Chief of Digital Transformation and AI at UNIDO

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum tersebut, Saeed Xia, President, Huawei Global Public Services BU, memperkenalkan Solusi Huawei Global Intelligent Public Service. Ia menjelaskan, solusi ini dirancang dengan arsitektur "1 digital foundation + 1 intelligent platform + N industry applications." Solusi ini menghadirkan layanan publik yang efisien dan berkualitas tinggi dengan pendekatan berbasiskan skenario, melalui orkestrasi layanan secara cepat, integrasi berbagai kemampuan, serta penyederhanaan proses kerja. Lebih lagi, solusi ini memanfaatkan pendekatan berbasiskan data dan kebutuhan bisnis untuk membangun layanan data yang praktis dan bermutu, sekaligus mendorong inovasi. Pada akhirnya, solusi ini mewujudkan sistem layanan cerdas dengan kemampuan "Chat-to-Process", pengambilan keputusan cerdas, serta penanganan layanan yang lebih efisien.

Saeed Xia, President of Huawei Global Public Services BU
Saeed Xia, President of Huawei Global Public Services BU

Chomparee Chompurat, Deputy Permanent Secretary, Ministry of Digital Economy and Society (MDES) Thailand, mengatakan: "Thailand tengah mempercepat transformasi menuju pemerintahan cerdas berbasiskan AI dengan memanfaatkan infrastruktur ‘Cloud First’, integrasi AI yang bertanggung jawab, serta kemitraan publik-swasta global yang menghadirkan layanan yang aman dan berfokus pada masyarakat. Langkah tersebut turut memperkuat posisi Thailand sebagai pusat digital terpercaya di kawasan ASEAN."

Chomparee Chompurat, Deputy Permanent Secretary of Thailand's MDES
Chomparee Chompurat, Deputy Permanent Secretary of Thailand’s MDES

Melalui rangkaian acara tersebut, Huawei GPSD juga menggelar National Foundation Model Roundtable yang membahas topik utama seperti transformasi cerdas nasional berbasiskan AI dan pembangunan pusat data AI. Lebih dari 20 pakar dari pemerintah dan industri dari Eropa, Asia-Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika mengikuti diskusi ini. Huawei juga berbagi pengalaman tentang penerapan foundation model serta pembangunan infrastruktur AI, sekaligus berdiskusi mengenai perancangan strategi dan implementasi transformasi cerdas di berbagai negara.

Di sesi presentasi terbuka, Yu Jinxiao, Overseas Technical Director, Linewell, menjelaskan, dalam konsep "AI+ One-Stop Public Services", teknologi AI mendorong perubahan besar dari layanan yang sebelumnya hanya "fungsional dan mudah diakses" menjadi "mudah dan cerdas." Pendekatan ini dapat menyederhanakan alur kerja secara signifikan, mengurangi waktu pengisian formulir hingga 80–90%, serta meningkatkan efisiensi kerja 2 hingga 3 kali lipat melalui model interaksi cerdas "Chat-to-Process."

Sementara itu, Yang Xuqing, CTO, iSSTech, menekankan, kota pintar pada masa depan akan membangun "City Super App Portal" berbasiskan pusat AI. Aplikasi super ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan kota, seperti pengelolaan banjir dalam tata kelola perkotaan, percepatan proyek ekonomi hingga 50%, serta layanan publik yang membuat urusan bisnis dan administrasi masyarakat menjadi semudah berkomunikasi melalui chat.

Saat ini, teknologi AI tengah merombak cara kerja layanan publik global, serta pengembangan kota digital dan cerdas. Ke depan, Huawei akan terus memperkuat fondasi teknologi digital serta meningkatkan kolaborasi dengan para mitra, bekerja sama mendorong transformasi menuju era teknologi cerdas dalam layanan publik dan tata kelola perkotaan di seluruh dunia.

Berita Terkait

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem
Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV
World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura
53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia
Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan
Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”
Hisense Hadirkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Seru dan Imersif dari Rumah
Dialog Tiongkok-Meksiko Bahas Peran Transportasi Rel dalam Pembangunan Kota dan Kerja sama Kebudayaan yang Berkelanjutan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:28 WIB

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:21 WIB

Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:03 WIB

World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:21 WIB

53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:21 WIB

Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan

Berita Terbaru