Envision Energy Bermitra dengan REE Group dalam Proyek PLTB di Dekat Pantai dengan Kapasitas Turbin Tunggal Terbesar di Asia Tenggara

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 2 Februari 2026 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HO CHI MINH CITY, Vietnam, 2 Februari 2026 /PRNewswire/ — Envision Energy, pemimpin industri teknologi hijau di dunia, menandatangani kontrak penyediaan turbin dengan REE Group asal Vietnam untuk proyek pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di dekat pantai (nearshore) berkapasitas total 128 MW di Provinsi Vinh Long. Proyek ini mencakup V1-3 Tahap II berkapasitas 48 MW, serta V1-5 & V1-6 Tahap II berkapasitas 80 MW. Kedua proyek tersebut akan menggunakan 16 unit turbin PLTB lepas pantai EN-226/8.XMW sehingga menjadi proyek PLTB di dekat pantai dengan kapasitas turbin tunggal terbesar di Vietnam dan Asia Tenggara yang mendukung target net-zero Vietnam.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahap konstruksi kedua proyek akan berjalan secara serentak dengan kecepatan angin rata-rata di atas 7 meter per detik. Proyek tersebut menjadi bagian dari rangkaian proyek awal yang telah disetujui pemerintah Vietnam dalam Rencana Pengembangan Kelistrikan Vietnam VIII (Power Development Plan VIII/PDP VIII). Selain itu, proyek tersebut juga merupakan proyek pertama di Vietnam yang menggunakan turbin PLTB lepas pantai dengan rotor besar dan berkapasitas tinggi. Proyek ini ditargetkan dapat tersambung dengan jaringan listrik pada Oktober 2026.

Envision Energy menerapkan standar turbin angin PLTB lepas pantai yang ketat guna menghadapi kondisi cuaca Vietnam yang sangat lembap dan sering terpapar kandungan garam. Dengan standar ini, Envision Energy memastikan kinerja turbin, keandalan, kepatuhan EHS, serta memenuhi ketentuan lokalisasi komponen. Standar tersebut ikut menjaga kualitas proyek dan nilai operasional jangka panjang lebih dari 20 tahun bagi REE sebagai investor. Envision juga berkolaborasi dengan pemasok menara lokal dan pemilik proyek untuk mengatasi tantangan produksi menara turbin lepas pantai berukuran besar serta kapasitas produksi lokal. Sejak diluncurkan pada 2022, volume pemesanan turbin EN-226/8.XMW telah mencapai lebih dari 2,5 GW sehingga menjadi model tersukses dalam tender publik untuk wilayah lepas pantai berkecepatan angin rendah. Turbin EN-226/8.XMW telah banyak diterapkan dan beroperasi stabil selama lebih dari tiga tahun di proyek lepas pantai di Tiongkok.

Edward Hou, Senior Vice President & President, Asia Pasifik, Envision Energy, mengatakan, "Kolaborasi ini mengawali klaster proyek PLTB di dekat pantai pertama yang menjadi bagian dari PDP VIII Vietnam, serta membuka babak baru dalam pengembangan PLTB lepas pantai di Asia Tenggara. Envision berkomitmen menjadikan proyek ini tolok ukur regional, memberikan dukungan strategis bagi transisi energi REE Group, serta menghadirkan referensi teknis dan konstruksi yang dapat direplikasi untuk proyek PLTB di dekat pantai maupun lepas pantai di seluruh kawasan demi mempercepat transisi sistem energi menuju masa depan net-zero."

Ashok, General Manager, REE Renewable, menambahkan, "Kami memilih Envision Energy sebagai pemasok turbin berdasarkan kepemimpinan teknologi mereka di sektor energi terbarukan, kematangan dan keandalan platform EN-226/8.XMW, serta pengalaman luas dalam berbagai proyek PLTB yang telah tersambung dengan jaringan listrik berskala gigawatt. Proyek ini akan menjadi tolok ukur PLTB lepas pantai di Vietnam, serta referensi teknis dan konstruksi yang dapat direplikasi untuk pengembangan PLTB di dekat pantai dan lepas pantai di Asia Tenggara."

Berita Terkait

Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045
Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi
Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari
Tradewind Finance Sediakan Fasilitas Anjak Piutang Ekspor Tanpa Hak Regres Sebesar AS$2,5 Juta Untuk Eksportir Kabel Asal Vietnam
ACT Genomics Tingkatkan Layanan Pengujian Genomik yang telah Diakui Secara Klinis Menjadi Panel 101 Gen dengan Waktu Pemrosesan Tujuh Hari
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Ant International, IFC, dan GCash Kembangkan “Sustainability Impact Scorecard” sebagai Inovasi yang Memperluas Akses Pembiayaan UMKM
Laporan IDC: Angka Penjualan Robot Vacuum Dreame Tumbuh Lebih dari 100%, Perkuat Kepemimpinan di Asia Tenggara lewat Peluncuran X60 Ultra
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:55 WIB

Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045

Senin, 20 April 2026 - 07:18 WIB

Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi

Senin, 20 April 2026 - 05:28 WIB

Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari

Senin, 20 April 2026 - 01:44 WIB

Tradewind Finance Sediakan Fasilitas Anjak Piutang Ekspor Tanpa Hak Regres Sebesar AS$2,5 Juta Untuk Eksportir Kabel Asal Vietnam

Senin, 20 April 2026 - 01:00 WIB

ACT Genomics Tingkatkan Layanan Pengujian Genomik yang telah Diakui Secara Klinis Menjadi Panel 101 Gen dengan Waktu Pemrosesan Tujuh Hari

Berita Terbaru