Dorong Inovasi Terbuka — Huawei Gelar Ajang 6th Innovation and IP Forum

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 13 November 2025 - 00:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Huawei held its sixth Innovation and Intellectual Property (IP) Forum in Beijing

Huawei held its sixth Innovation and Intellectual Property (IP) Forum in Beijing

BEIJING, 13 November 2025 /PRNewswire/ — Pada 11 November 2025, Huawei menggelar ajang 6th Innovation and Intellectual Property (IP) Forum. Di ajang ini, Huawei mengumumkan para pemenang penghargaan "Top Ten Inventions" yang digelar setiap dua tahun. Ajang ini menghadirkan para ahli inovasi dan kekayaan intelektual dari berbagai negara untuk membahas prinsip keterbukaan dan perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI) guna mendorong inovasi dan kemajuan sosial.

Huawei held its sixth Innovation and Intellectual Property (IP) Forum in Beijing
Huawei held its sixth Innovation and Intellectual Property (IP) Forum in Beijing

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

"Inovasi terbuka menggerakkan kemajuan masyarakat dan teknologi. Hal tersebut telah menjadi bagian dari jati diri kami. Huawei berkomitmen pada pendekatan inovasi yang terbuka," ujar Liuping Song, Chief Legal Officer, Huawei. "Huawei menghormati HKI pihak lain dan melindungi HKI milik kami sendiri, termasuk paten, merek dagang, hak cipta, dan rahasia dagang."

Pada 2024, pendapatan Huawei dari lisensi hak paten mencapai sekitar US$630 juta, sedangkan total royalti yang dibayarkan Huawei selama bertahun-tahun hampir tiga kali lipat dari nilai royalti yang diperoleh.

Marco Alemán, Assistant Director General, World Intellectual Property Organization (WIPO), mengatakan, "Huawei adalah pengguna terbesar layanan HKI Global WIPO dan penggerak utama inovasi. Pada 2024, Huawei mengajukan pendaftaran 6.600 PCT (Patent Cooperation Treaty) dan telah menjadi pengguna terbesar sistem PCT sejak 2014."

Etienne Sanz de Acedo, CEO, International Trademark Association, menekankan, "Sebagai aset tak berwujud, HKI adalah bahasa universal yang menerjemahkan inovasi dan kreativitas menjadi manfaat terukur."

Ningling Wang, President-elect, Licensing Executives Society International, mendorong "pemimpin industri, perumus kebijakan, peneliti, dan pebisnis agar terus memperkuat kolaborasi, berbagi pengetahuan, mengurangi hambatan, serta menerapkan praktik lisensi HKI yang bertanggung jawab".

Di ajang ini, Huawei memperkenalkan 10 inovasi yang meraih penghargaan "Top Ten Inventions" keenam. Inovasi tersebut mencakup berbagai bidang bisnis yang penting untuk masa depan, termasuk komputasi, sistem operasi HarmonyOS, dan penyimpanan data.

Menurut Alan Fan, Vice President & Head, Intellectual Property Rights Department, Huawei, sebagai salah satu kontributor teknologi terbesar di sektor TIK, Huawei berbagi lisensi teknologi melalui perangkat lunak sumber terbuka, perangkat keras terbuka, pendaftaran paten, serta berkontribusi pada standar global, dan publikasi ilmiah.

Pada 2024, Huawei menerbitkan 37.000 publikasi paten, jumlah tertinggi dalam sejarah perusahaan ini. Selain itu, Huawei juga mengirimkan lebih dari 10.000 kontribusi teknis untuk organisasi standar internasional dan menerbitkan lebih dari 1.000 makalah ilmiah. Kode pemrograman OpenHarmony juga meningkat dengan tambahan 10 juta baris kode pemrograman berkat kontribusi lebih dari 8.100 pengembang komunitas, sedangkan sistem openEuler telah diunduh 10 juta kali.

Hingga akhir 2024, untuk standar teknologi seluler, lebih dari 2,7 miliar perangkat 5G telah digunakan dengan lisensi yang mengacu pada hak paten Huawei. Untuk Wi-Fi, lebih dari 1,2 miliar perangkat elektronik menggunakan lisensi Wi-Fi Huawei. Di sisi lain, lebih dari 3,2 miliar perangkat multimedia menggunakan lisensi Huawei untuk video codec. Sebanyak 48 perusahaan dalam daftar "Fortune Global 500" tercatat sebagai pemegang lisensi Huawei, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Heiwai Tang, Associate Vice-President, University of Hong Kong, juga menyampaikan paparan di ajang tersebut, dan berkata, "Inovasi menggerakkan pertumbuhan ekonomi modern. Maka, kesinambungan inovasi bergantung pada sistem paten yang terbuka, andal, dan tepercaya di pasar global. Saya gembira melihat perusahaan seperti Huawei dapat mematuhi standar internasional terkait HKI. Hal ini memaksimalkan nilai IP sekaligus menciptakan ekosistem bisnis yang sehat."

Untuk mendukung inovasi terbuka, Huawei meluncurkan Chaspark Patent pada Juni 2024 — sebuah platform gratis dan komprehensif yang membantu kalangan peneliti di seluruh dunia mencari informasi paten. Layanan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, peneliti independen, dan organisasi kecil di bidang teknologi yang sering terkendala biaya tinggi untuk mengakses data paten. Di ajang ini, Huawei juga mengumumkan pembaruan besar untuk Chaspark Patent, termasuk fitur-fitur baru seperti pencarian semantik dan ringkasan berbasiskan AI.

Pembicara tamu lain yang turut hadir antara lain Yali Zhu, General Manager, PatSnap China; Qi Wang, Asia Pacific Director, Clarivate; Mattia Fogliacco, President, Sisvel; dan Laurie Fitzgerald, President, Avanci Vehicle. Para pembicara saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam inovasi terbuka.

Menutup acara, Liuping Song menegaskan kembali komitmen Huawei: "Kami berkomitmen melindungi inovasi dan hak kekayaan intelektual, serta bekerja sama dengan mitra industri untuk mempromosikan perlindungan HKI secara konstruktif. Dengan demikian, industri dapat terus berkembang bersama."

 

Berita Terkait

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem
Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV
World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura
53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia
Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan
Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”
Hisense Hadirkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Seru dan Imersif dari Rumah
Dialog Tiongkok-Meksiko Bahas Peran Transportasi Rel dalam Pembangunan Kota dan Kerja sama Kebudayaan yang Berkelanjutan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:28 WIB

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:21 WIB

Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:03 WIB

World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:21 WIB

53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:21 WIB

Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan

Berita Terbaru