COMAU TAMPILKAN SOLUSI OTOMATISASI UNTUK INDUSTRI KENDARAAN NIAGA DI ASIA TENGGARA DALAM AJANG GIICOMVEC 2026

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 22 April 2026 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHANGHAI, 22 April 2026 /PRNewswire/ — Comau berpartisipasi dalam ajang Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC 2026) yang digelar di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Comau berdialog dengan produsen OEM lokal dan mitra rantai pasok mengenai upaya meningkatkan proses manufaktur, serta penerapan teknologi otomatisasi. Selama pameran berlangsung, Comau menampilkan sejumlah kapabilitasnya, mulai dari otomatisasi body-in-white, sistem produksi fleksibel untuk manufaktur multimodel, serta solusi manufaktur digital. Seluruh kapabilitas ini ditopang pengalaman Comau dalam mengelola lingkungan produksi otomotif yang kompleks.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui partisipasinya di Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC 2026), Comau memperluas jangkauan di pasar Asia Tenggara. Berbekal pengalaman proyek global serta kehadiran yang kuat di Tiongkok, Comau mendukung kebutuhan produksi otomotif berskala besar dan kompleks, baik untuk produsen OEM domestik maupun internasional. Selain itu, Comau juga menguasai pemahaman terhadap konteks lokal untuk menghadirkan solusi yang lebih relevan dengan dinamika dan kebutuhan manufaktur di kawasan yang terus berkembang.

Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC 2026) menghadirkan 14 merek kendaraan niaga dari berbagai kawasan, mencakup kategori kendaraan niaga berukuran kecil, truk besar, bus, hingga kendaraan khusus, yang mencerminkan perkembangan terbaru. Di tengah meningkatnya permintaan dan modernisasi industri yang semakin cepat, Indonesia kian mengukuhkan perannya sebagai basis produksi sekaligus pasar utama kendaraan niaga di Asia Tenggara. Pada saat yang sama, maraknya kehadiran produsen otomotif asal Tiongkok turut mengubah lanskap persaingan bisnis, serta menimbulkan pergeseran dalam ekosistem pemasok.

Di tengah dinamika tersebut, pihak produsen menghadapi tantangan dalam mengelola portofolio produk yang semakin beragam dengan waktu produksi yang semakin singkat. Hal ini mendorong pemanfaatan solusi otomatisasi yang tidak hanya efisien untuk produksi multimodel, namun juga mampu meningkatkan konsistensi pada proses body-in-white, serta mempercepat implementasi sistem manajemen produksi digital.

Dari sisi kebijakan, inisiatif seperti "Making Indonesia 4.0" dan program elektrifikasi kendaraan mempertegas arah transformasi menuju sistem manufaktur yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, pengalaman Comau dalam e-Mobility, termasuk solusi perakitan baterai, sejalan dengan kebutuhan industri—sekaligus membuka peluang untuk menghadirkan nilai tambah di seluruh rantai nilai kendaraan niaga di Asia Tenggara.

Berita Terkait

Tencent Cloud Perkenalkan WorkBuddy dan Miora, Agen AI Baru, untuk Dorong Inovasi dan Hasil Bisnis Nyata di Asia Tenggara
CMES Indonesia International Machine Tool Exhibition 2026 Debut pada 3-5 September di Jakarta
ToolGen Resmikan Fasilitas Uji Lapangan Canggih di Osong, Lengkapi Platform Komersialisasi “Dari Laboratorium ke Lahan” untuk Pasar SAF dan Tanaman Industri Global
Financial Resilience Index Sun Life Asia: Keamanan Finansial Menurun Akibat Tekanan Biaya Hidup
Pemimpin Muda Asia Berpartisipasi dalam Hitachi Young Leaders Initiative 2026 di Cebu dengan Tema “Flow as One”
Aliansi GEHPA-APAC Resmi Diluncurkan, Percepat Transformasi Pendidikan dan Layanan Kesehatan yang Inklusif dan Cerdas
Huawei Luncurkan Program “AHEAD”, Bangun Ekosistem Baru yang Saling Menguntungkan bagi Sektor Pendidikan dan Layanan Kesehatan
Huawei ICT Competition Ke-10 Tuntas Digelar, Catat Rekor 220.000 Peserta, Para Pemenang Berasal dari 49 Negara dan Wilayah
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:16 WIB

Tencent Cloud Perkenalkan WorkBuddy dan Miora, Agen AI Baru, untuk Dorong Inovasi dan Hasil Bisnis Nyata di Asia Tenggara

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:11 WIB

CMES Indonesia International Machine Tool Exhibition 2026 Debut pada 3-5 September di Jakarta

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:00 WIB

ToolGen Resmikan Fasilitas Uji Lapangan Canggih di Osong, Lengkapi Platform Komersialisasi “Dari Laboratorium ke Lahan” untuk Pasar SAF dan Tanaman Industri Global

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:19 WIB

Financial Resilience Index Sun Life Asia: Keamanan Finansial Menurun Akibat Tekanan Biaya Hidup

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:39 WIB

Aliansi GEHPA-APAC Resmi Diluncurkan, Percepat Transformasi Pendidikan dan Layanan Kesehatan yang Inklusif dan Cerdas

Berita Terbaru