Arcfra Luncurkan Kubernetes Engine 1.5, Tawarkan Fitur “Cross-Site Active-Active DR” dengan Reliabilitas Kontainer Terbaik

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 18 November 2025 - 04:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, 18 November 2025 /PRNewswire/ — Arcfra, inovator infrastruktur komputasi awan dan AI, hari ini meluncurkan Arcfra Kubernetes Engine (AKE) versi 1.5, sebuah pembaruan besar pada platform manajemen kontainer level produksi. AKE 1.5 memiliki keandalan berstandar korporasi dan tata kelola yang lebih baik, menawarkan fitur disaster recovery active-active cross-site, meningkatkan multi-tenancy management, serta memperkuat observabilitas platform yang menjaga stabilitas terbaik untuk aplikasi-aplikasi bisnis inti.

Setelah semakin banyak perusahaan mengalihkan sistem produksi inti ke Kubernetes, risiko kegagalan "site-level"—seperti pemadaman listrik atau gangguan jaringan—membutuhkan solusi active-active yang mengatasi keterbatasan model backup & recovery. AKE 1.5 menjawab kebutuhan ini dengan memanfaatkan teknologi penyimpanan data active-active Arcfra dan mengintegrasikannya secara luas dengan platform kontainer.

Fitur baru Cross-Site Active-Active Deployment memfasilitasi klaster Kubernetes bekerja di availability zones utama dan sekunder, menyediakan sinkronisasi data secara langsung, mendukung dynamic resource scheduling, serta rapid failover secara otomatis.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendekatan High Availability (HA) hyper-converged dalam dua jenjang ini memastikan redundansi pada control plane maupun data plane, sekaligus menjamin konsistensi data—tantangan yang kerap muncul pada konfigurasi multi-cluster Kubernetes native.

Dengan menggabungkan VM HA dan mekanisme node self-healing Kubernetes, AKE 1.5 mencapai Minute-level Business Recovery (RTO), jauh lebih cepat dari metode cross-cluster backup/restore. Arsitektur ini juga mendukung kedua zona menangani beban kerja secara bersamaan sehingga pemanfaatan sumber daya menjadi lebih optimal.

Untuk memperkuat tata kelola pada level korporasi, AKE 1.5 memperkenalkan Project dan Namespace Resource Quotas yang lebih lengkap (CPU, memori, penyimpanan, GPU) dengan Visualized Resource Control real-time dan sistem peringatan otomatis. Fitur ini memastikan presisi dalam alokasi sarana komputasi dan mengurangi risiko pada lingkungan kerja multi-tim yang kompleks.

Platform tersebut juga lebih mudah dikendalikan dengan Observabilitas yang Lebih Baik dan fitur kepatuhan regulasi, termasuk fitur Auditing baru yang menelusuri aktivitas pengguna, aplikasi, API Kubernetes, dan control plane.

AKE terus menjadi tulang punggung berbagai sistem vital di seluruh dunia. Misalnya, ConnectWave—pemimpin pasar e-commerce di Korea Selatan—menggunakan AKE untuk platform PLAi AI, sedangkan Foxconn, penyedia layanan manufaktur elektronik terbesar di dunia, menerapkan AKE untuk menyatukan manajemen beban kerja kontainer.

Informasi produk Arcfra Kubernetes Engine.

Berita Terkait

CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Hisense Angkat Perpaduan Dunia Mode dan Gaya Hidup Lewat Program Aktivasi Menjelang Penayangan “The Devil Wears Prada 2” pada 1 Mei
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
Dukung Infrastruktur Digital Asia, FICER Hadirkan Solusi Konektivitas Skalabel Masa Depan di Ajang Asia Tech x Singapore – CommunicAsia 2026
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:10 WIB

CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan

Kamis, 30 April 2026 - 09:00 WIB

Hisense Angkat Perpaduan Dunia Mode dan Gaya Hidup Lewat Program Aktivasi Menjelang Penayangan “The Devil Wears Prada 2” pada 1 Mei

Kamis, 30 April 2026 - 08:31 WIB

Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”

Kamis, 30 April 2026 - 07:44 WIB

For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa

Kamis, 30 April 2026 - 04:00 WIB

Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia

Berita Terbaru